Top
IC Consultant / Artikel  / Apa Sanksi Apabila Tidak Lapor SPT Pajak Tahunan?

Apa Sanksi Apabila Tidak Lapor SPT Pajak Tahunan?

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang apa saja sanksi yang akan anda dapatkan apabila tidak membayar lapor pajak SPT Tahunan? hal ini tentunya sangat penting untuk menghidari terjadinya kesalahan ataupun denda yang tidak anda inginkan apabila tidak melapor SPT pajak.

Apa Sanksi Apabila Tidak Lapor SPT Pajak Tahunan?

Sebelum kita mengatahui tentang sanksi yang akan anda dapatkan apabil tidak melapor pajak tahunan, alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu batasan waktu melapor pajak SPT Tahunan.

Waktu pembayaran dan pelaporan SPT Tahunan PPh ada batasnya. Untuk itu, jangan sampai Anda terlambat atau bahkan tidak melaporkan SPT hanya karena lupa, atau lebih parah lagi bila tidak tahu.

Berikut ini batas waktu pembayaran dan pelaporan untuk PPh 21 (Orang Pribadi) dan PPh 22 (Badan Usaha), yaitu:

– Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi paling lama 3 bulan setelah batas akhir tahun pajak, yakni hingga 31 Maret

– Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Badan paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak, yakni 30 April

Berdasarkan ketentuan UU No.28/2007 perubahan ketiga atas UU No.6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, maka ditetapkan bahwa sanksi yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilannya adalah sebagai berikut:

  • Seorang wajib pajak yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan PPh 21 akan dikenakan denda sebesar Rp100.000
  • Bila wajib pajak Badan/Perusahaan terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan PPh 22 akan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000
  • Sanksi administrasi untuk Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp500.000
  • Denda untuk Surat Pemberitahuan Masa Lainnya sebesar Rp100.000

Tidak Kena Sanksi denda Apabila tidak melapor SPT

Dari ketentuan yang ada, ternyata pemerintah memberikan kemudahan khusus dengan tidak memberikan sanksi administrasi berupa denda bila wajib pajak terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan PPh, yakni:

  • Orang yang sudah meninggal
  • Orang yang sudah tidak melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan
  • Orang yang berstatus warga negara asing yang tidak lagi tinggal di Indonesia
  • Bentuk usaha tetap yang tidak lagi melakukan kegiatannya di Indonesia
  • Perusahaan yang tidak melakukan kegiatan usaha lagi tapi belum dibubarkan sesuai ketentuan berlaku
  • Orang yang mengalami musibah bencara, yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Menteri Keuagan (PMK)
  • Orang yang dalam keadaan mengalami kerusuhan massal, kebakaran, ledakan bom atau aksi terorisme, perang antar suku, maupun kegagalan sistem computer administrasi penerimaan negara atau perpajakan

Baiknya Menghindari Sanksi

Prosedur restitusi pajak

Tak sulit untuk menyampaikan SPT Tahunan PPh seiring dengan kemudahan dalam pelaporannya, karena bisa dilakukan secara online. Sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama hanya untuk melaporkan SPT Anda. Nah, sebagai warga negara yang baik, turut serta membangun bangsa, maka tentunya Anda akan memenuhi kewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan Pajak Anda dengan benar dan hindari terkena sanksi di masa yang akan datang.

Sekian mengenai artikel singkat dari kami semoga bisa membantu anda dan juga kita semua agar tidak telat dalam melapor SPT guna menghindari sanksi perpajakan, hal ini tentunya agar tidak terjadi hal-hal ataupun masalah besar yang kemungkinan terjadi apabila kita mengabaikan hal kecil, jangan lupa berikan komentar anda dibawah ini dah share artikel ini apabila bermanfaat, sekian dan terimakasih.

No Comments

Post a Comment