Top
Cara Menghitung Pajak Penghasilan mudah

Cara Menghitung Pajak Penghasilan dengan Mudah dan Praktis

Untuk menghitung pajak yang perlu Anda keluarkan perlu pemahaman yang lebih agar tidak kurang dan tidak lebih. Pajak Penghasilan atau PPh merupakan biaya yang dikenakan secara individu atas penghasilan yang telah diterima dalam jangka masa tahun pajak. Ada beberapa metode yang memudahkan cara menghitung Pajak Penghasilan dengan mudah.

Pajak Penghasilan

Pajak Penghasilan

Pajak ini merupakan jenis pajak yang dikenakan untuk orang pribadi, perusahaan atau badan hukum lainnya atau pendapatan yang dihasilkan. Subjek pajak dari PPh adalah:

1. Subjek Pajak Pribadi

Subjek pajak pribadi ialah orang yang bertempat tinggal di Indonesia, berada selama lebih dari 183 hari dalam jangka waktu satu tahun atau 12 bulan dan orang pribadi yang memiliki keinginan tinggal di Indonesia dan berada di Indonesia selama satu tahun pajak berada di Indonesia.

2. Subjek Pajak Harta Warisan yang Belum Dibagi

Warisan dari pribadi yang telah meninggal dan belum dibagi serta menghasilkan pendapatan juga akan dikenakan pajak.

3. Subjek Pajak Badan

Subjek pajak ini merupakan pajak yang berlaku untuk badan yang didirikan atau berlokasi di Indonesia, kecuali badan dari pemerintahan dengan kriteria tertentu.

Tahap untuk Menghitung Pajak Penghasilan

Tahap untuk Menghitung Pajak Penghasilan

1. Membuat Daftar Penghasilan Setiap Bulan

Penghasilan yang Anda dapatkan per bulan wajib dibuat daftar terlebih Anda bukan seorang pegawai negeri yang penghasilan yang didapatkan beda setiap bulannya. Penghasilan yang Anda hitung bukan hanya sebatas gaji pokok tapi sertakan juga tunjangan yang Anda terima. Hal ini biasa disebut dengan menghitung penghasilan kotor selama satu tahun pajak. Buatlah daftar penghasilan tersebut dalam bentuk format Excel agar lebih mudah dalam perhitungannya.

2. Mencari Selisih Penghasilan Kotor dengan PTKP

Untuk mencari selisih antara penghasilan kotor (bruto) dengan PTKP adalah dengan cara penghasilan kotor dikurangi dengan PTKP atau PKP. Nilai yang didapatkan nanti akan membantu Anda untuk memperoleh jumlah pajak penghasilan.

Cara Menghitung Pajak Penghasilan

Menghitung Pajak Penghasilan mudah

Ada 3 metode yang digunakan untuk PPh, yakni:

1. Metode Gross (Gaji Kotor Tanpa Tunjangan Pajak)

Metode ini diberlakukan bagi pegawai atau penerima penghasilan yang menanggung pajak penghasilan untuk pribadi. Gaji pegawai tersebut belum dipotong PPh yang artinya para pegawai harus memotong sendiri biaya pajak setelah gaji diberikan.

Seorang laki-laki lajang menerima gaji sebesar Rp 10.000.000 setiap bulannya, maka perhitungan yang tepat adalah sebagai berikut:

  • Gaji pokok sebesar Rp 10.000.0000/bulan atau setara dengan Rp 120.000.000/tahun
  • Tarif PPh yang dikenakan adalah 15%
  • PPh yang ditanggung sendiri adalah Rp 9.900.000/tahun atau Rp 825.000/bulan
  • Gaji bersihnya adalah Rp 9.175.000

2. Metode Gross-up (Gaji Bersih dengan Tunjangan Pajak)

Metode berikut ini merupakan metode yang diterapkan untuk karyawan atau penerima penghasilan yang diberikan tunjangan pajak langsung oleh perusahaan di mana gaji pokok ditambah dengan besar pajak yang dipotong.

Seorang laki-lali lajang menerima gaji bulanan sebesar Rp 10.000.000 dengan perhitungan sebagai berikut:

  • Gaji pokok Rp 10.000.000/bulan atau Rp 120.000.000/tahun
  • Tarif PPh sebesar 15%
  • Tunjangan pajak dari perusahaan sebesar Rp 9.900.000/tahun atau Rp 825.000/bulan
  • Total gaji bruto sebesar Rp 10.825.000
  • Nilai PPh yang diberikan perusahaan adalah Rp 825.000/bulan
  • Gaji bersih sebesar Rp 10.000.000/bulan

3. Metode Net (Gaji Bersih dengan Pajak Ditanggung Perusahaan)

Metode net diberlakukan pada karyawan yang mendapatkan gaji bersih tanpa pajak yang ditanggung perusahaan. Misalnya ada seorang laki-laki lajang menerima gaji bulanan sejumlah Rp 10.000.000 maka perhitungan tepatnya seperti berikut:

  • Gaji pokok yang diperoleh Rp 10.000.000/bulan atau Rp 120.000.000/tahun
  • Total gaji kotor sebesar Rp 10.000.000
  • Tarif PPh sebesar 15%
  • Pajak yang ditanggung oleh perusahaan Rp 9.900.000 tiap tahun atau Rp 825.000 tiap bulan
  • Nilai PPh yang dibayar oleh perusahaan Rp 825.000/bulan
  • Gaji netto sebesar Rp 10.000.000/bulan.

Demikian penjelasan singkat mengenai cara menghitung pajak penghasilan dengan mudah. Semoga bermanfaat.

No Comments

Post a Comment