Top
IC Consultant / Artikel  / Pelajari Wajib Pajak Non Efektif yang Dikecualikan dari Kewajiban Pajak

Pelajari Wajib Pajak Non Efektif yang Dikecualikan dari Kewajiban Pajak

IC Consultant – Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Wajib Pajak Non Efektif yang Dikecualikan dari Kewajiban Pajak, hal ini tentunya sangat penting untuk anda ketahui mengingat ketika menemukan hal seperti diatas sudah tidak kaget lagi dan tahu apa yang harus dilakukan.

Tak bisa dipungkiri, kalau kegiatan membayar dan melapor pajak menjadi perhatian banyak orang yang telah menjadi wajib pajak. Namun bagaimana bila sumber penghasilan atau kegiatan usaha yang menjadikan Anda wajib pajak, terhenti atau tidak lagi beroperasi? Status wajib pajak non efektiflah jawabannya.

Penting untuk Anda ketahui bahwa Anda bisa menonaktifkan status wajib pajak Anda dengan mengajukan perusahaan atau diri Anda sendiri sehingga berstatus ‘NE’. Agar Anda tidak lagi diwajibkan membayar atau melaporkan pajak, ketika sumber penghasilan atau usaha Anda terhenti.

Agar Anda tidak lagi diwajibkan membayar atau melaporkan pajak, ketika sumber penghasilan atau usaha Anda terhenti.

Simak artikel berikut untuk mengetahui cara menonaktifkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) Anda ya!

Definisi Wajib Pajak Non Efektif

Wajib pajak non efektif adalah status ketika wajib pajak dikecualikan dari pengawasan administrasi rutin dan kewajiban menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT).

Bila sudah berstatus ‘NE’, wajib pajak yang biasanya kena pajak penghasilan tidak lagi diwajibkan melapor SPT tahunan karena kewajiban melapor pajaknya telah gugur.

Penetapan wajib pajak sebagai wajib pajak non efektif dapat dilakukan berdasarkan permohonan wajib pajak atau secara jabatan. Penetapan hanya bisa dilakukan oleh KPP.

Siapa yang Bisa Menjadi Wajib Pajak Non Efektif?

Ada kondisi-kondisi tertentu yang bisa membuat Anda berstatus ‘NE’ sebagai wajib pajak. Merujuk Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-20/PJ/2013, wajib pajak dapat dikecualikan dari pengawasan rutin oleh kantor pajak pratama (KPP) apabila:

  • Wajib pajak orang pribadi menjalankan usaha atau pekerjaan bebas tetapi secara nyata tidak lagi menjalankan kegiatan usaha atau tidak lagi melakukan pekerjaan bebas.
  • Wajib pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan penghasilannya di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
  • Wajib pajak orang pribadi yang bertempat tinggal atau berada di luar negeri lebih dari 183 hari dalam setahun dan tidak bermaksud meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya.
  • Wajib pajak yang mengajukan permohonan penghapusan NPWP dan belum diterbitkan keputusan sebagai wajib pajak.
  • Wajib pajak yang tidak lagi memenuhi persyaratan subjektif dan atau objektif tetapi belum dilakukan penghapusan NPWP. Contohnya wajib pajak yang merupakan bendahara pemerintah namun tidak lagi melakukan pembayaran dan belum melakukan penghapusan NPWP.

Mengaktifkan Kembali Status Wajib Pajak

Bagaimana bila Anda mendapat kerja lagi atau perusahaan Anda kembali beroperasi? Tak perlu khawatir, Anda dapat mengaktifkan kembali status NE sebagai wajib pajak dengan cara mengajukan permohonan yang dilakukan langsung oleh wajib pajak maupun permohonan secara jabatan. Lagi-lagi, pihak yang bisa menetapkan status aktif wajib pajak hanyalah KPP.

Status wajib pajak dapat diaktifkan kembali bila terdapat data yang menunjukkan bahwa wajib pajak tidak lagi memenuhi kriteria sebagai wajib pajak non efektif. Hal ini akan dibuktikan oleh KPP dengan melakukan penelitian administrasi perpajakan. Antara lain memeriksa kebenaran apakah wajib pajak melakukan pemabayaran pajak, menyampaikan SPT, dan kegiatan perpajakan lain.

Bila ada informasi yang menunjukkan bahwa wajib pajak NE telah aktif kembali, maka KPP akan memberitahu wajib pajak yang bersangkutan.

Sekian mengenai informasi ini semoga bisa bermanfaat, apabila anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak, jangan sungkan untuk menghubungi IC Consultant, karena kami akan membantu dan menyelesaikan semua permasalahan pajak anda, Sekian dan Terimakasih.

No Comments

Post a Comment