Top

Tahapan Proses Audit pada Sebuah Perusahaan yang Perlu Diketahui

Setiap perusahaan tentu perlu melalui proses audit keuangan yang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Dalam proses audit pada sebuah perusahaan, ada beberapa tahap penting yang perlu diketahui, di antaranya adalah :

Tahap perencanaan

tahapan audit

Tahap pertama yang dilakukan dalam proses audit adalah perencanaan. Dalam tahap ini, ada beberapa langkah penting yang harus Anda perhatikan, mulai dari mengembangkan strategi awal audit, pelaksanaan prosedur dan analisis, hingga mempertimbangkan terkait tingkat material awal. Saat proses pengembangan strategi awal audit, dilakukan pengumpulan dan evaluasi bukti yang ada dalam laporan keuangan yang diberikan oleh pihak manajemen perusahaan.

Proses selanjutnya adalah pelaksanaan prosedur audit dan analisis. Informasi keuangan yang diterima oleh auditor selanjutnya akan dipelajari lebih lanjut dalam hubungannya dengan data keuangan perusahaan yang satu dengan data keuangan yang lain, atau antara data keuangan perusahaan dengan data non keuangan. Proses analisis ini mencakup pula perbandingan sederhana hingga perbandingan yang lebih rumit yang memerlukan analisis lebih mendalam dan memerlukan unsur data yang lebih beragam. Di tahap awal dilakukan pula penilaian tingkat materialitas awal pada laporan keuangan yang diterapkan auditor yang dinilai berdasarkan kewajaran laporan keuangan diterapkan secara keseluruhan. Materialitas awal ini ditentukan untuk mencapai kesimpulan terkait kewajaran laporan keuangan perusahaan yang disusun.

Tahap pengujian informasi

Tahap pengujian informasi

Setelah selesai dengan tahap pertama, proses audit pada sebuah perusahaan akan dilanjutkan dengan tahap pengujian informasi. Setiap informasi yang didapatkan dan juga data yang diperoleh selama kegiatan audit di lapangan selanjutnya akan dianalisis. Dalam tahap ini, auditor juga bertugas melakukan pemetaan masalah yang mungkin / berpotensi muncul dari proses pemeriksaan atau observasi yang dilakukan, di mana pemetaan masalah dihubungkan dengan informasi dan data yang sebelumnya telah didapat. Dalam tahapan proses pengujian informasi saat audit ini, auditor setidaknya juga harus diawasi kinerjanya oleh salah satu pihak perusahaan yang telah ditunjuk. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kecurangan – kecurangan, agar hasil dari pengujian data dan informasi yang dilakukan oleh auditor tepat sasaran dan bersifat objektif.

Tahap analisis hasil

proses audit

Tahap selanjutnya adalah terkait analisis hasil. Dalam tahap ini, tugas auditor adalah memeriksa adanya risiko material dari perusahaan. Data dan informasi yang telah didapat selanjutnya akan dianalisis sehingga nantinya akan terlihat bila terdapat kesalahan dari laporan keuangan yang berpotensi menyebabkan kerugian pada perusahaan yang bersangkutan. Rumitnya proses audit ini membuat sebuah perusahaan besar setidaknya harus memiliki lebih dari satu orang auditor, atau memiliki tim khusus auditor yang beranggotakan beberapa orang. Hal ini karena semakin besar sebuah perusahaan, tentu arus keuangan semakin besar dan beragam, dan risiko penyimpangan keuangannya pun dapat semakin besar. Hasil temuan audit selanjutnya akan dianalisis dan diperiksa lebih lanjut secara mendalam sebelum dilakukan penyusunan laporan.

Tahap penyusunan hasil evaluasi

Tahap penyusunan hasil evaluasi audit

Tahap terakhir dalam proses audit pada sebuah perusahaan adalah menyusun laporan berisi hasil evaluasi. Laporan hasil evaluasi audit ini nantinya akan diserahkan pada pihak perusahaan. Di dalam laporan hasil audit, auditor biasanya juga memberikan beberapa rekomendasi perkembangan yang mungkin dapat dicapai perusahaan. Rekomendasi ini telah disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan temuan – temuan yang dihasilkan selama proses audit perusahaan dilakukan. Adanya hasil laporan audit terkait keuangan perusahaan ini dapat membantu proses pengembangan perusahaan secara lebih tepat.

No Comments

Post a Comment